Smart Mall: Saat Teknologi Menghadirkan Kenyamanan Berbelanja

 

Weekend merupakan waktu di mana saya sering menghabiskan waktu untuk berbelanja di Mal. Di tengah maraknya fenomena berbelanja online, entah mengapa, saya masih senang meluangkan waktu untuk jalan-jalan, makan, menonton film, mencari buku, dan mencari pakaian di Mal Fisik. Menurut saya, ada sesuatu dari Mal Fisik yang belum bisa digantikan oleh Mal Online. Meskipun demikian, saya juga mengakui bahwa berbelanja di Mal Fisik memang memiliki beberapa kekurangan apabila dibandingkan dengan berbelanja di Mal Online. Yang pertama, saya sering mengalami kesulitan untuk mencari parkir di Mal Fisik dimana hal tersebut akhirnya banyak membuang waktu. Yang kedua, pendekatan promosi yang ada di Mal Fisik cenderung tertinggal karena Mal Fisik masih mengadopsi pendekatan marketing gaya lama yang statis. Kondisi ini berbeda dengan Mal Online yang memberikan layanan ads atau promosi secara terarah dan personal. Hal ini membuat saya tidak heran jika beberapa Mal Fisik mengeluhkan penurunan penjualan, khususnya untuk produk-produk seperti barang elektronik, kosmetik, dan peralatan rumah tangga.

Agar kelangsungan usahanya dapat terus bertahan, pengelola Mal Fisik harus memikirkan cara-cara baru untuk meningkatkan kepuasan pengunjung. Dalam hal ini, pengelola Mal Fisik dapat memanfaatkan kemajuan teknologi guna meningkatkan kenyamanan berbelanja di store mereka. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kenyamanan berbelanja di Mal Fisik adalah dengan menganalisis customer journey dari pengunjung. Pengelola Mal Fisik harus dapat mengidentifikasi beberapa permasalahan yang terjadi di setiap tahapan customer journey dan mengidentifikasi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Tulisan ini berisi deskripsi mengenai beberapa permasalahan yang berpotensi dihadapi oleh pengunjung Mal Fisik dan usulan mengenai bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Continue Reading