Rupiah Membara, Bagaimana Kondisi Perekonomian Makro Kita?

Dalam beberapa waktu terakhir, diskusi mengenai kondisi perekonomian negara terasa cukup hangat karena melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing, khususnya US Dollar. Di satu sisi, ada yang berpandangan bahwa kondisi perekonomian memang sedang kurang baik. Di sisi yang lain, terdapat pihak yang memiliki perspektif bahwa kondisi perekonomian kita baik-baik saja. Pada dasarnya kedua pandangan tersebut tidak bisa disalahkan karena indikator  serta pembanding (benchmark) yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja ekonomi memang berbeda. Yang menjadi permasalahan, pihak-pihak yang awam terhadap indikator ekonomi makro seakan kesulitan untuk menginterpretasikan dan menarik kesimpulan terkait kondisi yang sebenarnya terjadi.

Tulisan ini akan membahas mengenai gambaran kondisi perekonomian nasional dengan menggunakan beberapa indikator dan benchmark yang umum digunakan. Tulisan tidak ditujukan untuk membenarkan salah satu pihak dan menyalahkan pihak yang lain serta tidak bermuatan politis. Analisis akan dilakukan dengan menggunakan sumber data yang tersedia bagi publik.

Continue Reading

Pembangunan Infrastruktur Terlihat, Mengapa Harga Sahamnya Justru Turun?

Pembangunan infrastruktur dalam beberapa waktu kebelakang memang terlihat agresif. Di ibukota dan kota-kota besar sekitarnya, pembangunan jalan tol, LRT, dan MRT terlihat ada di mana-mana hingga menimbulkan kemacetan yang luar biasa. Jika ditarik logika sederhana, aktivitas pembangunan yang masif ini tentu akan berdampak positif terhadap kinerja dari perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang konstruksi, seperti Wijaya Karya, Waskita Karya, Adhi Karya, dan Pembangunan Perumahan. Banyak investor di pasar modal yang mengantisipasi potensi kenaikan kinerja dari perusahaan-perusahaan konstruksi dengan membeli saham perusahaan-perusahaan tersebut.

Meskipun demikian, kondisi yang ada ternyata menunjukkan fakta sebaliknya. Dalam beberapa tahun ke belakang, harga saham dari perusahaan-perusahaan konstruksi ternyata justru jatuh cukup dalam. Pada dua tahun terakhir, harga saham Wijaya Karya, Adhi Karya, Pembangunan Perumahan tercatat masing-masing telah turun sebesar -47%, -46%, -56%, dan -31%. Hal tersebut tentu bertolak belakang dengan apa yang kita lihat dimana pembangunan ada di mana-mana. Faktor apa yang berpotensi menjadi penyebab dari fenomena tersebut?

Continue Reading

Peran Time Horizon dalam Investasi Saham

Investor fundamental berpegang pada prinsip bahwa kinerja perusahaan akan berbanding lurus dengan pergerakan harga sahamnya. Perusahaan yang memiliki kinerja baik pergerakan harga sahamnya diasumsikan akan positif. Di sisi lain, perusahaan yang tidak berkinerja bagus diasumsikan harga sahamnya akan turun. Berbasis pada hal ini, para investor fundamental membeli saham ketika yakin bahwa ke depan kinerja perusahaan akan meningkat. Meskipun terkesan sederhana, implementasi strategi pembelian saham berbasis aspek fundamental ternyata tidak mudah. Beberapa pemain saham sering mengalami kerugian meskipun saham yang dibeli adalah perusahaan-perusahaan yang memiliki kinerja fenomenal. Hal tersebut mengindikasikan bahwa berinvestasi pada saham-saham yang memiliki kinerja baik tetap memerlukan perlakuan khusus. Dalam hal ini, salah satu komponen penting yang tidak boleh terlewatkan dalam menganalisis saham secara fundamental adalah time horizon. Bagaimanakah peran dari time horizon dalam berinvestasi saham? 

Continue Reading